Trend Harga properti terus meningkat

Baru-baru ini ada data yang dikeluarkan oleh salah satu situs jual rumah di Indonesia, dari data trsebut didapatkan jika harga properti terus mengalami kenaikan semenjak akhir 2016 silam. Pasar properti sempat mengalami kelesuan pada akhir 2016 sebagai imbas dari unsur ekonomi secara keseluruhan yang ikut diberi pengaruh keadaan ekonomi global.

Hal tersebut berangsur pulih sampai awal tahun 2018 dimana harga properti terus naik dengan peminat yang cukup banyak.

Marine Novita sebagai salah seorang yang terus mengamati soal properti mengatakan bahwa secara kuartalan, harga properti naik sekitar 2,6 persen pada kuartal pertama 2018 dibanding kuartal keempat 2017. Namun untuk index tahunan kenaikan lebih meroket yaitu diangka 4.5 persen daripada kuartal 4 tahun 2017

Dinamika pasar properti nasional menunjukan trend positif dengan kenaikan data yang terus naik sehingga memunculkan rasa optimis para pengembang.

Properti merupakan salah satu instrumen investasi dengan risiko rendah dan profit yang menjanjikan, khususnya di Indonesia. Prediksi bonus demografi, menggelembungnya penduduk usia produktif, dimana penduduk Indonesia sangat pesat berkembang dengan kebutuhan rumah yang semakin tinggi.

Permintaan pasar akan properti diprediksi konsisten stabil, khususnya pada pasar di bawah Rp 1 milliar.
Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan menjelaskan, minat masyarakat terhadap sektor properti di Indonesia beberapa besar masih merupakan pemenuhan kebutuhan akan daerah tinggal.

Selain survey yang dilakukan untuk kenaikan peminat properti . Survey lain juga menunjukan jika pembeli rumah kebanyakan untuk rumah pertama mereka dimana kebutuhan rumah sudah semakin banyak khususnya di pulau Jawa.

Dalam survei hal yang demikian menampilkan bahwa sebanyak 62 persen responden merupakan pencari rumah pertama dan upgrader, atau orang yang pindah ke rumah dengan mutu yang lebih bagus, bisa dari segi ukuran ataupun lokasi.

Sementara itu, hanya 17 persen yang merupakan investor. Sisanya mencari properti untuk daerah usaha.

Tujuan membeli properti ini berkaitan erat dengan usia dan penghasilan para responden dimana responden milenial lebih banyak berada dalam kelompok pembeli rumah pertama, sementara para investor berasal dari responden yang lebih berumur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *